Syntax if,
if("kondisi") {
.....
}else {
.....
}
contoh program,
public class ContohIF{
public static void main(String args[]) {
int genap=0;
int ganjil = 0;
for(int i=1; i<10; i++) {
if((i%2)==0) genap++;
else ganjil++;
}
System.out.println("Jumlah bilangan genap = " + genap);
System.out.println("Jumlah bilangan ganjil = " + ganjil);
}
}
Program diatas selain menggunakan fungsi if, juga menggunakan fungsi operator modulo (%) untuk mendapatkan sisa bagi kemudian diperiksa apakah sisa bagi tersebut nilainya = 0. Jika benar, maka nilai variabel genap ditambah satu, dan sebaliknya kita salah maka nilai variabel ganjil ditambah satu.
Perintah if dapat memiliki beberapa kondisi cabang yang penulisannya dapat dilihat pada syntax berikut ini,
if("kondisi") {
....
}else if("kondisi") {
....
}else {
....
}
Contoh berikut ini untuk menunjukkan penggunaan if dengan kondisi percabangan yang lebih dari 1.
public class contohIf2{
public static void main(String args[]) {
double nilai = 80;
String nilaiHuruf;
if(nilai > 90) {
nilaiHuruf = "A";
}else if(nilai > 70 && nilai <=90){ nilaiHuruf = "B"; }else { nilaiHuruf = "C"; } System.out.println("Nilai angka = " + nilai + " sehingga nilai huruf = " + nilaiHuruf); } }
Program diatas akan menghasilkan "Nilai angka = 80 sehingga nilai huruf = B", karena variabel nilai yang menjadi kondisi dalam percabangan if bernilai 80, sehingga masuk pada baris perintah ke-12 dalam kondisi if
Posting Komentar