Hari ini :
You are not log in? >> Please Login

Amazon

Percabangan dengan if

Sederhananya if digunakan untuk menentukan perintah mana yang akan dilakukan jika kondisi benar, dan perintah mana yang dilakukan jika kondisi salah.

Syntax if,

if("kondisi") {
.....
}else {
.....
}

contoh program,

public class ContohIF{

public static void main(String args[]) {
int genap=0;
int ganjil = 0;
for(int i=1; i<10; i++) {
if((i%2)==0) genap++;
else ganjil++;
}
System.out.println("Jumlah bilangan genap = " + genap);
System.out.println("Jumlah bilangan ganjil = " + ganjil);
}
}

Program diatas selain menggunakan fungsi if, juga menggunakan fungsi operator modulo (%) untuk mendapatkan sisa bagi kemudian diperiksa apakah sisa bagi tersebut nilainya = 0. Jika benar, maka nilai variabel genap ditambah satu, dan sebaliknya kita salah maka nilai variabel ganjil ditambah satu.

Perintah if dapat memiliki beberapa kondisi cabang yang penulisannya dapat dilihat pada syntax berikut ini,

if("kondisi") {
....
}else if("kondisi") {
....
}else {
....
}


Contoh berikut ini untuk menunjukkan penggunaan if dengan kondisi percabangan yang lebih dari 1.

public class contohIf2{

public static void main(String args[]) {

double nilai = 80;

String nilaiHuruf;

if(nilai > 90) {
nilaiHuruf = "A";
}else if(nilai > 70 && nilai <=90){ nilaiHuruf = "B"; }else { nilaiHuruf = "C"; } System.out.println("Nilai angka = " + nilai + " sehingga nilai huruf = " + nilaiHuruf); } }

Program diatas akan menghasilkan "Nilai angka = 80 sehingga nilai huruf = B", karena variabel nilai yang menjadi kondisi dalam percabangan if bernilai 80, sehingga masuk pada baris perintah ke-12 dalam kondisi if
Read On 0 komentar

Perulangan dengan do-while

Penggunaan do-while sama dengan menggunakan while, dimana perbedaan terletak pada logika prosesnya. Pada perulangan dengan while dimana kondisi dicek terlebih dahulu kemudian lanjut pada baris didalam while ketika kondisi sama dengan true. Sedangkan pada do-while, maka baris dalam do-while dilakukan terlebih dahulu kemudian dilakukan pemeriksaan kondisi.

Syntax dalam penulisan do-while,

do{
...
...
}while("kondisi");



public class PenggunaanDoWhile {
public static void main(String args[]) {
int i = 0;
do {
System.out.println((i+1) + "- Nama saya adalah Loy");
}while( i > 10);
}
}


Pada program diatas, akan menampilkan 1 buah kalimat saja, karena pada awal program dijalankan, langsung masuk dalam perintah do-while kemudian dijalankan perintah System.out.println(...). Selanjutnya program dilanjutkan dengan memeriksa kondisi dalam while(...). Karena i = 0, maka perulangan di hentikan.
Read On 0 komentar

Perulangan dengan while

Perulangan dengan while dasarnya tetap sama seperti perulangan dengan for ataupun do-while, perbedaan terletak pada cara penggunaan dari syntax perulangan masing-masing.

Syntax penulisan perulangan dengan while,

while("kondisi") {
perintah yang akan dilakukan perulangan
}
Contoh untuk menampilkan kalimat "(index)-Nama saya adalah Yols" dapat dilihat pada program dibawah ini,

public class PenggunaanWhile() {
public static void main(String args[]) {

int i = 0;
String nama = "Yols";
while(i<10){
System.out.println((i+1) + "Nama saya adalah " + nama);
}
}
}

Pada penggunaan while diatas, kondisi akan dicek terlebih dahulu, apakah i < 10 ?
Karena i =0 maka true sehingga lanjut pada perintah didalam while dan dilakukan terus menerus hingga i = 10

Hasil dari program diatas akan sama pada contoh program di bagian Perulangan dengan for
Read On 0 komentar

Perulangan

Terdapat 3 jenis perulangan pada pemrograman java, for, while,do-while. Perulangan biasanya digunakan untuk memudahkan/ mempersingkat dalam penulisan program.

Perulangan for

Systax perulangan for adalah

for("variabel"; "kondisi"; "variabel") {
....
....
}


Contoh,

public class Perulangan {

public static void main(String args[]) {
int i = 0;
String nama = "Yols";
for(; i<10; i++) {
System.out.println((i+1) + "Nama Saya adalah "+ nama);
}
}
}
Pada baris ke-6 pada program, kita menggunakan instruksi for yang dimana kondisinya ketika nilai i lebih kecil dari 10, maka i akan ditambah 1, perulangan ini akan berhenti sampai nilai i menjadi 10. Proses rincian dari perulangan diatas dapat dituliskan seperti berikut,



Perulangan pertama, nilai i=0.
- Pada kondisi dalam perulangan, "i<10" maka hasilnya adalah true,
- Tampilkan (i+1)-Nama Saya adalah Yols,
- i++ sehingga i menjadi 1,

Perulangan kedua, nilai i = 1.
- Pada kondisi dalam perulangan, "i<10" maka hasilnya adalah true,
- Tampilkan (i+1)-Nama Saya adalah Yols,
- i++ sehingga i menjadi 2,


proses ini berlanjut hingga perulangan kesebelas seperti berikut,

Perulangan kesepuluh, nilai i = 9.
- Pada kondisi dalam perulangan, "i<10" maka hasilnya adalah true,
- Tampilkan (i+1)-Nama Saya adalah Yols,
- i++ sehingga i menjadi 10

Perulangan kesebelas, nilai i = 10.
- Pada kondisi dalam perulangan, "i<10" maka hasil adalah false,
- Perulangan berhenti, maka perintah dalam perulangan tidak dilakukan lagi,
- Program selesai.


Maka hasil dari program di atas akan menampilkan kalimat index-Nama Saya adalah Yols sebanyak 10 kali,

1-Nama Saya adalah Yols
2-Nama Saya adalah Yols
3-Nama Saya adalah Yols
4-Nama Saya adalah Yols
5-Nama Saya adalah Yols
6-Nama Saya adalah Yols
7-Nama Saya adalah Yols
8-Nama Saya adalah Yols
9-Nama Saya adalah Yols
10-Nama Saya adalah Yols

Instruksi for di atas mempersingkat dalam penulisan program, System.out.println(...) hanya dituliskan 1 kali untuk menampilkan 10 kalimat. Jika tanpa for maka program semakin panjang karena akan di tulis System.out.println(...) sebanyak 10 kali, untuk menghasilkan 10 kalimat.

public class Perulangan {

public static void main(String args[]) {

String nama = "Yols";

System.out.println("1-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("2-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("3-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("4-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("5-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("6-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("7-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("8-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("9-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("10-Nama Saya adalah " + nama);
}
}


Read On 0 komentar

Array

Array 1 dimensi

Array adalah variabel yang umumnya dapat memiliki lebih dari 1 nilai, yang artinya array merupakan variabel dengan index yang dapat menampung nilai-nilai sesuai dengan tipe data. Index array dimulai dari 0 hingga (n-1) yang ditentukan.

Contoh utama,

public class PengenalanArray {

public static void main() {
int nilai[] = new int[5];
nilai[0] = 100;
nilai[1] = 90;
nilai[2] = 80;
nilai[3] = 0;
nilai[4] = 10;

System.out.println("Nilai Yols = " + nilai[0]);
System.out.println("Nilai Anto= " + nilai[3]);

}
}
Pada program diatas, baris ke-4 kita ciptakan sebuah variabel array dengan nama nilai dan bertipe int dengan jumlah data yang dapat ditampung oleh variabel array tersebut adalah 5, kemudian kita isi nilai pada tiap-tiap index varibel diatas. Selanjutnya pada baris ke-11 dan 12 yang befungsi untuk menampilkan pesan, terdapat variabel nilai dengan index 0 dan index 3, dengan tujuan untuk menampilkan isi dari variabel nilai index 0 dan index 3, yaitu 100 dan 0. Sehingga pada program diatas, akan dihasilkan tampilan :
Nilai Yols = 100
Nilai Anto= 0

Contoh 1,
Modifikasi program contoh utama diatas untuk melakukan pendeklarasian array dengan cara yang berbeda, letak perbedaan terdapat pada baris ke-4 dan ke-5.

  public class PengenalanArray {

public static void main() {
int maksimumIndex = 5;
int nilai[] = new int[maksimumIndex];
nilai[0] = 100;
nilai[1] = 90;
nilai[2] = 80;
nilai[3] = 0;
nilai[4] = 10;

System.out.println("Nilai Yols = " + nilai[0]);
System.out.println("Nilai Anto= " + nilai[3]);

}
}
Pada baris ke-4 kita ciptakan variabel dengan nama maksimumIndex yang bertipe int dan diberi nilai 5, kemudian kita gunakan variabel ini untuk menentukan jumlah index dari variabel array nilai pada baris ke-5.

Contoh 2,
Modifikasi program contoh 1 diatas dengan menambahkan sebuah variabel array nama dengan tipe data String
  public class PengenalanArray {

public static void main() {
int maksimumIndex = 5;
int nilai[] = new int[maksimumIndex];
String nama[] = new String[2];

nilai[0] = 100;
nilai[1] = 90;
nilai[2] = 80;
nilai[3] = 0;
nilai[4] = 10;

nama[0] = "Yols";
nama[1] = "Anto";

System.out.println("Nilai "+ nama[0] +" = " + nilai[0]);
System.out.println("Nilai "+ nama[1] +" = " + nilai[3]);

}
}
Array 2 dimensi

Pada array 2 dimensi terdapat 2 buah index, konsep dasar dalam pendeklarasian dan pemberian nilai pada array 2 dimensi sama dengan array 1 dimensi.

Contoh utama,
public class PengenalanArray {

public static void main() {
int nilai[][] = new int[2][5];
nilai[0][0] = 100;
nilai[0][1] = 90;
nilai[0][2] = 80;
nilai[0][3] = 0;
nilai[0][4] = 10;

nilai[1][0] = 1;
nilai[1][1] = 1;
nilai[1][2] = 80;
nilai[1][3] = 0;
nilai[1][4] = 10;


System.out.println("Nilai Yols = " + nilai[0][0]);
System.out.println("Nilai Anto= " + nilai[1][3]);

}
}
Pada contoh program diatas, variabel nilai merupakan array 2 dimensi yang dimana index pertamanya hanya 2 dan index keduanya 5. Jumlah data yang dapat ditampung adalah 10.

Nb. variabel array dapat memiliki lebih dari 2 index, contohnya array 3 dimensi (nama_variabel[][][]) /Multidimensi.
Read On 0 komentar

Operator

Operator terdapat 3 jenis, yaitu :
  1. Operator Aritmatik
    Terdapat 5 operator aritmatika pada pemrograman java, yaitu +, -, /, *, %.
    • Tanda + pada java memiliki keistimewaan khusus, karena selain melakukan proses aritmatika penjumlahan, operator + ini juga digunakan sebagai penggabung.
    • Tanda - pada java digunakan untuk proses aritmatika pengurangan.
    • Tanda / pada java digunakan untuk proses aritmatika pembagian.
    • Tanda * pada java diigunakan untuk proses aritmatika perkalian.
    • Tanda % pada java digunakan sebagai modulo yang berfungsi untuk mencari sisa bagi.
  2. Operator Perbandingan
    Terdapat 9 operator perbandingan pada pemrograman java, yaitu !, !=,==, &&, ||, >,<,<=,>=.
    • Tanda ! digunakan sebagai operator logika not pada java
    • Tanda != digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek, yang hasilnya true apabila objek pertama dan objek kedua tidak sama.
    • Tanda == digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek, yang hasilnya true apabila objek pertama dan objek kedua sama.
    • Tanda && digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek dengan tipe boolean, hasil true apabila kedua objek memiliki nilai boolean yang sama.
    • Tanda || digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek dengan tipe boolean, hasil true apabila salah satu dari objek memiliki nilai true.
    • Tanda > digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek, apakah objek pertama lebih kecil dari objek kedua.
    • Tanda <>
    • Tanda <= digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek, apakah objek pertama lebih kecil sama dengan objek kedua.
    • Tanda >= digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek, apakah objek pertama lebih besar sama dengan objek kedua.
    • Tanda ^ digunakan sebagai operator yang membandingkan 2 buah objek, nilai true apabila kedua objek tidak sama.

  3. Operator Pergeseran
    Operator pergeseran (>> atau <<) dilakukan untuk mengubah nilai bit dari suatu objek. Contoh, 13>>1 artinya pergeseran dilakukan terhadap nilai biner dari angka 13 (1101)kekanan sebesar 1 bit menjadi (110) 6. Hasil 13 >> 1 = 6
Read On 0 komentar

Tipe data dan variabel

Pada pemrograman java terdapat 2 jenis tipe data yaitu tipe data primitif dan tipe data objek. Tipe data pada pemrograman biasanya digunakan sebagai pendeklarasian suatu variabel.

Tipe data primitif :
  • int
  • char
  • double
  • long
  • float
Tipe data Objek :
  • String
  • Integer
  • Double
dan lain sebagainya.

Variabel

variabel digunakan sebagi tempat penampung nilai, contohnya jika sebuah variabel di deklarasikan dengan tipe int maka variabel tersebut hanya dapat digunakan untuk menyimpan nilai int.
    

public class ContohVariabel {

public static void main(String args[]) {
String nama = "Yols";
System.out.println(nama);
}
}

Pada program diatas baris ke 6, diciptakan sebuah variabel bertipe data String dengan nama variabel nama yang kemudian diisi dengan nilai String Yols. Pada penulisan Yols diapit oleh tanda petik dua yang artinya kata Yols merupakan nilai String. Baris berikutnya System.out.println(....) berfungsi untuk menampilkan pesan. Tampilan yang akan dihasilkan pada program diatas adalah menampilkan isi dari variabel nama yaitu Yols.

Contoh program berikut ini akan ditujukan untuk lebih memahami variabel dan tipe data



public class ContohKedua {
public static void main(String args[]) {
String nama = "Yols";
int umur = 22;
double uang = 1000;

System.out.println("Nama saya adalah " + nama);
System.out.println("Umur saya sekarang " + umur);
System.out.println("Uang saya sekarang " + uang);



}
}

Pada program kedua diatas, diciptakan variabel nama dengan tipe data String, variabel umur dengan tipe data int dan variabel uang dengan tipe data double, yang masing-masing variabel telah diberikan nilai. Selanjutnya program akan menampilkan kalimat :

Nama saya adalah Yols
Umur saya sekarang 22
Uang saya sekarang 1000.0

Modifikasi program kedua diatas, dengan menambahkan variabel bertipe String yang diisi dengan nilai "Nama saya adalah ", kemudian ditampilkan pada System.out.println(..); seperti dibawah ini.


public class ContohKedua {
public static void main(String args[]) {
String nama = "Yols";
String kalimat = "Nama saya adalah ";
int umur = 22;
double uang = 1000;

System.out.println(kalimat + nama);
System.out.println("Umur saya sekarang " + umur);
System.out.println("Uang saya sekarang " + uang);



}
}
Hasil yang didapat akan sama pada program kedua diatas yang pertama kali.
Tanda + pada System.out.println(...) diatas berfungsi sebagai penggabung.
Read On 0 komentar

Followers

 

About me | Author Contact | Powered By Blogspot | © Copyright  2008