Karikatur_2 "e-everything"
16 tahun yang lalu
if("kondisi") {
.....
}else {
.....
}
public class ContohIF{
public static void main(String args[]) {
int genap=0;
int ganjil = 0;
for(int i=1; i<10; i++) {
if((i%2)==0) genap++;
else ganjil++;
}
System.out.println("Jumlah bilangan genap = " + genap);
System.out.println("Jumlah bilangan ganjil = " + ganjil);
}
}
if("kondisi") {
....
}else if("kondisi") {
....
}else {
....
}
public class contohIf2{
public static void main(String args[]) {
double nilai = 80;
String nilaiHuruf;
if(nilai > 90) {
nilaiHuruf = "A";
}else if(nilai > 70 && nilai <=90){ nilaiHuruf = "B"; }else { nilaiHuruf = "C"; } System.out.println("Nilai angka = " + nilai + " sehingga nilai huruf = " + nilaiHuruf); } }
do{
...
...
}while("kondisi");
public class PenggunaanDoWhile {
public static void main(String args[]) {
int i = 0;
do {
System.out.println((i+1) + "- Nama saya adalah Loy");
}while( i > 10);
}
}
Contoh untuk menampilkan kalimat "(index)-Nama saya adalah Yols" dapat dilihat pada program dibawah ini,
while("kondisi") {
perintah yang akan dilakukan perulangan
}
public class PenggunaanWhile() {
public static void main(String args[]) {
int i = 0;
String nama = "Yols";
while(i<10){
System.out.println((i+1) + "Nama saya adalah " + nama);
}
}
}
Pada baris ke-6 pada program, kita menggunakan instruksi for yang dimana kondisinya ketika nilai i lebih kecil dari 10, maka i akan ditambah 1, perulangan ini akan berhenti sampai nilai i menjadi 10. Proses rincian dari perulangan diatas dapat dituliskan seperti berikut,
public class Perulangan {
public static void main(String args[]) {
int i = 0;
String nama = "Yols";
for(; i<10; i++) {
System.out.println((i+1) + "Nama Saya adalah "+ nama);
}
}
}
public class Perulangan {
public static void main(String args[]) {
String nama = "Yols";
System.out.println("1-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("2-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("3-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("4-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("5-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("6-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("7-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("8-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("9-Nama Saya adalah " + nama);
System.out.println("10-Nama Saya adalah " + nama);
}
}
Pada program diatas, baris ke-4 kita ciptakan sebuah variabel array dengan nama nilai dan bertipe int dengan jumlah data yang dapat ditampung oleh variabel array tersebut adalah 5, kemudian kita isi nilai pada tiap-tiap index varibel diatas. Selanjutnya pada baris ke-11 dan 12 yang befungsi untuk menampilkan pesan, terdapat variabel nilai dengan index 0 dan index 3, dengan tujuan untuk menampilkan isi dari variabel nilai index 0 dan index 3, yaitu 100 dan 0. Sehingga pada program diatas, akan dihasilkan tampilan :
public class PengenalanArray {
public static void main() {
int nilai[] = new int[5];
nilai[0] = 100;
nilai[1] = 90;
nilai[2] = 80;
nilai[3] = 0;
nilai[4] = 10;
System.out.println("Nilai Yols = " + nilai[0]);
System.out.println("Nilai Anto= " + nilai[3]);
}
}
public class PengenalanArray {
public static void main() {
int maksimumIndex = 5;
int nilai[] = new int[maksimumIndex];
nilai[0] = 100;
nilai[1] = 90;
nilai[2] = 80;
nilai[3] = 0;
nilai[4] = 10;
System.out.println("Nilai Yols = " + nilai[0]);
System.out.println("Nilai Anto= " + nilai[3]);
}
}
Pada baris ke-4 kita ciptakan variabel dengan nama maksimumIndex yang bertipe int dan diberi nilai 5, kemudian kita gunakan variabel ini untuk menentukan jumlah index dari variabel array nilai pada baris ke-5. public class PengenalanArray {
public static void main() {
int maksimumIndex = 5;
int nilai[] = new int[maksimumIndex];
String nama[] = new String[2];
nilai[0] = 100;
nilai[1] = 90;
nilai[2] = 80;
nilai[3] = 0;
nilai[4] = 10;
nama[0] = "Yols";
nama[1] = "Anto";
System.out.println("Nilai "+ nama[0] +" = " + nilai[0]);
System.out.println("Nilai "+ nama[1] +" = " + nilai[3]);
}
}
Array 2 dimensipublic class PengenalanArray {
public static void main() {
int nilai[][] = new int[2][5];
nilai[0][0] = 100;
nilai[0][1] = 90;
nilai[0][2] = 80;
nilai[0][3] = 0;
nilai[0][4] = 10;
nilai[1][0] = 1;
nilai[1][1] = 1;
nilai[1][2] = 80;
nilai[1][3] = 0;
nilai[1][4] = 10;
System.out.println("Nilai Yols = " + nilai[0][0]);
System.out.println("Nilai Anto= " + nilai[1][3]);
}
}Pada contoh program diatas, variabel nilai merupakan array 2 dimensi yang dimana index pertamanya hanya 2 dan index keduanya 5. Jumlah data yang dapat ditampung adalah 10.Pada program diatas baris ke 6, diciptakan sebuah variabel bertipe data String dengan nama variabel nama yang kemudian diisi dengan nilai String Yols. Pada penulisan Yols diapit oleh tanda petik dua yang artinya kata Yols merupakan nilai String. Baris berikutnya System.out.println(....) berfungsi untuk menampilkan pesan. Tampilan yang akan dihasilkan pada program diatas adalah menampilkan isi dari variabel nama yaitu Yols.
public class ContohVariabel {
public static void main(String args[]) {
String nama = "Yols";
System.out.println(nama);
}
}
Pada program kedua diatas, diciptakan variabel nama dengan tipe data String, variabel umur dengan tipe data int dan variabel uang dengan tipe data double, yang masing-masing variabel telah diberikan nilai. Selanjutnya program akan menampilkan kalimat :
public class ContohKedua {
public static void main(String args[]) {
String nama = "Yols";
int umur = 22;
double uang = 1000;
System.out.println("Nama saya adalah " + nama);
System.out.println("Umur saya sekarang " + umur);
System.out.println("Uang saya sekarang " + uang);
}
}
Hasil yang didapat akan sama pada program kedua diatas yang pertama kali.
public class ContohKedua {
public static void main(String args[]) {
String nama = "Yols";
String kalimat = "Nama saya adalah ";
int umur = 22;
double uang = 1000;
System.out.println(kalimat + nama);
System.out.println("Umur saya sekarang " + umur);
System.out.println("Uang saya sekarang " + uang);
}
}
public class PemahamanClass {
public static void main(String args[]) {
}
}
public static void main(String args[]) {
}